Menuju Hidup Lebih Sejahtera

Selasa, 01 November 2011

5 Jenis Makanan yang menghambat kanker


Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mencegah pertumbuhan sel kanker sangat mudah, seperti mengkonsumsi makanan yang tepat.
Penelitian baru menunjukkan bahwa kanker mikroskopis, sel-sel kanker kecil yang hanya bisa terlihat di bawah mikroskop, saat ini sangat lazim. Sebuah studi terbaru pada perempuan di usia 40-an menunjukkan bahwa 40% dari mereka menderita kanker payudara mikroskopis. Bahkan yang lebih mengejutkan lagi bahwa, hampir 100% dari orang yang berusia 70-an akan menderita kanker mikroskopis dalam kelenjar tiroid mereka.
Sebuah tumor mikroskopis dapat tumbuh hingga 16.000 kali dari ukuran aslinya hanya dalam 2 minggu. Tetapi penelitian inovatif terbaru dari Yayasan Angiogenesis mengusulkan bahwa Anda dapat mencegah kanker sebelum ia mulai tumbuh. Metode Pencegahan baru ini disebut anti-angiogenesis. Metode pencegahan Anti-angiogenesis yaitu dengan merubah cara Anda makan, Anda dapat mengubah “lingkungan internal,” Anda bisa mencegah sel kanker untuk tumbuh dan berkembang biak.
Berikut adalah 5 makanan yang dapat mencegah pertumbuhan kanker:
  1. Bok Choy Sejenis kubis Cina yang mengandung Brassinin: sangat ampuh melawan kanker, juga ditemukan dalam brokoli, kembang kol dan kubis Brussel. Bok Choy harus dimakan 3 kali seminggu, dalam 1 / 2 porsi cangkir untuk memperoleh manfaat penuh.
  2. Tomat yang dimasak memiliki sifat lebih melawan kanker dari pada tomat mentah. Keduanya mengandung molekul lycopene , namun dengan memanaskan tomat perubahan struktur kimia membuat manfaat nya menjadi lebih mudah tersedia untuk tubuh Anda. Anda harus makan 2-3 (1 / 2 cup) porsi tomat yang dimasak dalam seminggu.
  3. Ikan Flounder: Ikan ini kaya akan omega-3 dan rendah merkuri. Tiga porsi 6 ons seminggu sangat ideal. (vegetarian bisa dengan mengkonsumsi biji Flaxseed)
  4. Stroberi : Kandungan Antioksidannya dapat melawan kanker. Anda harus makan 1 cup / sehari, atau di jus.
  5. Artichoke mengandung 3 molekul berbeda melawan kanker. Nikmati ¼ cup per hari.
Sumber : http://melileaku.com/?p=750

Bumil, Hindari makanan manis berlebih


POLA makan untuk bumil dengan diabetes sama saja dengan penderita diabetes pada umumnya. Kebutuhan kalori tetap diperhitungkan dari berat badan, tinggi badan dan usia.

dr Pauline Endang P, MS. SpGK, Kepala Instalasi Gizi RSUP Fatmawati menggambarkan, misal bumil dengan usia 40 tahun, BB 50 kg, TB 155 cm, maka kebutuhan makan BuMil pada trimester pertama sebesar 30 kcal/kg BB/hari, yaitu sebesar 1500 kcal dengan komposisi karbohidrat sebanyak 225 gram, lemak 40 gram dan protein sebesar 60 gram.

Kebutuhan tersebut dibagi menjadi 3 kali makan utama dan 3 kali makan selingan. Sementara saat usia kandungan memasuki trimester 2 dan 3, kebutuhan meningkat menjadi 300-500 kcal perhari. Dengan catatan, komposisi makanan harus seimbang dan makanan yang diasup memiliki nilai indeks glikemiks yang rendah.

Atur Pola Makan

Agar gula darah normal, dr Pauline menyarankan sebaiknya BuMil menghindari makanan yang mengandung glukosa tinggi seperti: gula-gula murni, makanan yang kandungan seratnya sangat sedikit seperti bubur ayam (segala macam bubur), makanan yang digoreng berkali-kali, jus.

Bila ingin makan buah, sebaiknya pilih buah segar / tanpa diolah. Pilihlah buah-buahan yang tidak mengandung kadar gula tinggi seperti mangga, durian, anggur, kelengkeng, sawo, pisang ambon.

Buah-buahan yang dianjurkan bagi pengidap diabetes adalah buah yang berserat tinggi seperti apel, pepaya, pir, belimbing, dan jeruk. Tingginya kesadaran bumil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dan diet dengan baik akan dapat menurunkan risiko kelahiran bayi besar dan risiko persalinan.

Contoh Menu Sehat untuk BuMil Diabetes

- Sarapan (7.00 WIB)
Nasi 100 gr/1 centong nasi, 1 potong tempe/ tahu, 1 potong ikan dan semangkuk sayur sop/ bayam)

- Snack Pagi (10.00 WIB)
1 buah apel seberat 200 gram

- Makan Siang (13.00 WIB)
1 centong nasi, 1 potong tempe/ tahu, sepotong daging dan sayur

- Snack Sore (16.00 WIB)
Sepotong pepaya atau semangkuk kecil oatmeal (bubur gandum)

- Makan Malam (19.00 WIB)
1 centong nasi, sepotong tempe/ tahu, telur dadar dan sayur

- Snack Malam (22.00 WIB)
1 buah pir dan crackers yang tidak manis / roti gandum / 1 potong lemper.

Catatan:

1. Menu bisa divariasikan agar tidak bosan.
2. Nasi putih sebaiknya diganti dengan beras merah.
3. Untuk mendapatkan kebutuhan akan kalsium, bumil bisa minum susu rendah lemak atau sering mengonsumsi tablet kalsium.
4. Snack malam harus ada supaya tidak terjadi hipoglikemia.
5. Dalam melakukan diet sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter gizi.
http://lifestyle.okezone.com/read/2011/10/28/195/521911/bumil-please-hindari-makanan-manis